{"id":171,"date":"2026-06-10T10:22:29","date_gmt":"2026-06-10T03:22:29","guid":{"rendered":"https:\/\/asparindooil.com\/?p=171"},"modified":"2026-06-10T10:22:29","modified_gmt":"2026-06-10T03:22:29","slug":"gapki-dan-bpjs-ketenagakerjaan-perkuat-perlindungan-pekerja-sawit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asparindooil.com\/?p=171","title":{"rendered":"GAPKI dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Sawit"},"content":{"rendered":"\n<div style=\"height:48px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PONTIANAK \u2013 Perlindungan pekerja sawit menjadi perhatian utama dalam upaya menjaga keberlanjutan industri kelapa sawit nasional. Untuk itu, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Barat bersama Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan membahas penguatan perlindungan tenaga kerja sektor perkebunan sawit di Kalimantan Barat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertemuan yang berlangsung di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan Barat tersebut membahas berbagai strategi untuk meningkatkan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sawit, sekaligus memperkuat penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perkebunan kelapa sawit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua GAPKI Kalimantan Barat, Aris Supratman, menegaskan bahwa keberlanjutan industri sawit tidak hanya ditentukan oleh peningkatan produktivitas dan produksi, tetapi juga oleh komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan tenaga kerja serta membangun hubungan industrial yang harmonis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cGAPKI tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi sawit, tetapi juga memastikan keberlanjutan industri melalui perlindungan pekerja dan hubungan industrial yang baik,\u201d ujar Aris.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, sebagian besar perusahaan anggota GAPKI telah mendaftarkan pekerjanya ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan, seperti tingginya tingkat pergantian pekerja serta keberadaan tenaga kerja harian atau pekerja sementara yang masa kerjanya relatif singkat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan guna menemukan solusi yang efektif dan dapat diterapkan oleh perusahaan perkebunan sawit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Sumarjono Saragih, mengungkapkan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit memiliki kontribusi besar terhadap jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan secara nasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cLebih dari 70 persen peserta BPJS Ketenagakerjaan berasal dari sektor perkebunan sawit. Karena itu, sektor ini menjadi perhatian khusus dalam upaya meningkatkan layanan dan memperluas kepesertaan,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Sumarjono, luasnya area perkebunan sawit yang banyak berada di wilayah terpencil menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan seluruh pekerja memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya juga mendorong penguatan program K3 guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi pekerja perkebunan kelapa sawit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perlindungan tersebut tidak hanya menyasar pekerja perusahaan perkebunan, tetapi juga pekerja informal yang menjadi bagian dari rantai pasok industri sawit, seperti petani sawit, sopir angkutan tandan buah segar (TBS), hingga buruh bongkar muat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumarjono menilai Kalimantan Barat memiliki potensi besar untuk menjadi daerah percontohan dalam penguatan perlindungan pekerja sektor sawit di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam pertemuan tersebut, GAPKI Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat memperkuat komunikasi dan sosialisasi manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan. Kedua pihak juga berkomitmen mendorong semakin banyak perusahaan sawit memberikan perlindungan optimal kepada para pekerjanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pontianak, Suhuri, menegaskan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu sektor strategis yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar sehingga membutuhkan perlindungan yang memadai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSinergi dengan GAPKI menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh pekerja sawit memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara optimal. Kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus mendukung keberlanjutan industri sawit di Kalimantan Barat,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PONTIANAK \u2013 Perlindungan pekerja sawit menjadi perhatian utama dalam upaya menjaga keberlanjutan industri kelapa sawit nasional. Untuk itu, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Barat bersama Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan membahas penguatan perlindungan tenaga kerja sektor perkebunan sawit di Kalimantan Barat. Pertemuan yang berlangsung di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan Barat tersebut membahas berbagai strategi untuk meningkatkan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sawit, sekaligus memperkuat penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perkebunan kelapa sawit. Ketua GAPKI Kalimantan Barat, Aris Supratman, menegaskan bahwa keberlanjutan industri sawit tidak hanya ditentukan oleh peningkatan produktivitas dan produksi, tetapi juga oleh komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan tenaga kerja serta membangun hubungan industrial yang harmonis. \u201cGAPKI tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi sawit, tetapi juga memastikan keberlanjutan industri melalui perlindungan pekerja dan hubungan industrial yang baik,\u201d ujar Aris. Menurutnya, sebagian besar perusahaan anggota GAPKI telah mendaftarkan pekerjanya ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan, seperti tingginya tingkat pergantian pekerja serta keberadaan tenaga kerja harian atau pekerja sementara yang masa kerjanya relatif singkat. Kondisi tersebut menjadi salah satu fokus pembahasan guna menemukan solusi yang efektif dan dapat diterapkan oleh perusahaan perkebunan sawit. Sementara itu, Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Sumarjono Saragih, mengungkapkan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit memiliki kontribusi besar terhadap jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan secara nasional. \u201cLebih dari 70 persen peserta BPJS Ketenagakerjaan berasal dari sektor perkebunan sawit. Karena itu, sektor ini menjadi perhatian khusus dalam upaya meningkatkan layanan dan memperluas kepesertaan,\u201d katanya. Menurut Sumarjono, luasnya area perkebunan sawit yang banyak berada di wilayah terpencil menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan seluruh pekerja memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Selain meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya juga mendorong penguatan program K3 guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi pekerja perkebunan kelapa sawit. Perlindungan tersebut tidak hanya menyasar pekerja perusahaan perkebunan, tetapi juga pekerja informal yang menjadi bagian dari rantai pasok industri sawit, seperti petani sawit, sopir angkutan tandan buah segar (TBS), hingga buruh bongkar muat. Sumarjono menilai Kalimantan Barat memiliki potensi besar untuk menjadi daerah percontohan dalam penguatan perlindungan pekerja sektor sawit di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, GAPKI Kalbar dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat memperkuat komunikasi dan sosialisasi manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan. Kedua pihak juga berkomitmen mendorong semakin banyak perusahaan sawit memberikan perlindungan optimal kepada para pekerjanya. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pontianak, Suhuri, menegaskan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu sektor strategis yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar sehingga membutuhkan perlindungan yang memadai. \u201cSinergi dengan GAPKI menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh pekerja sawit memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara optimal. Kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus mendukung keberlanjutan industri sawit di Kalimantan Barat,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":172,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-171","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asparindooil.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/171","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asparindooil.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asparindooil.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asparindooil.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asparindooil.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=171"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/asparindooil.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/171\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":173,"href":"https:\/\/asparindooil.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/171\/revisions\/173"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asparindooil.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/172"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asparindooil.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=171"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asparindooil.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=171"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asparindooil.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=171"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}